Radiasi Ponsel Mampu Merusak DNA Manusia
Selama empat tahun, sebuah studi dari Reflex, yang dikoordinasikan oleh grup peneliti dari Jerman, Verum, telah melakukan penelitian kepada sel hewan dan manusia dalam laboratorium, untuk mengecek efek radiasi ponsel. Mereka menemukan bahwa setelah sel hewan dan manusia dialiri gelombang elektromagnetik, sel-sel tersebut kemudian menunjukkan peningkatan kerusakan DNA, yang tidak dapat diperbaiki oleh sel dalam tubuh.Bahkan menurut grup peneliti dari Jerman tersebut mengindikasikan bahwa kerusakan juga terjadi di sel tubuh pada generasi berikutnya. Sel yang bermutasi merupakan penyebab dari datangnya kanker. Sementara radiasi yang digunakan dalam percobaan tersebut merupakan level SAR (Specific Absorption Rate) antara 0,3 dan 2 watt per kg. SAR adalah tingkat penyerapan emisi tubuh dari ponsel. Sebagian besar ponsel memiliki sinyal level SAR antara 0,5 dan 1 watt per kg. Ponsel juga tidak dapat dijual jika level SAR melampaui 2 watt per kg.
Namun European Union menganggap penelitian Reflex tidak bisa membuktikan perubahan seperti apa yang dapat menimbulkn resiko untuk kesehatan manusia. Bahkan National Radiological Protection Board di UK menegaskan bahwa orang tidak perlu khawatir dengan penelitian tersebut, karena dalam penelitian tersebut tidak menunjukkan perubahan biologis yang nantinya dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Walaupun penelitian Reflex tersebut mencari efek gelombang radio dari ponsel dan DNA, namun tidak diikuti dengan bukti yang konsisten. Padahal terdapat lebih dari 1,5 juta orang dari seluruh dunia menggunakan handphone.
beritanet.com





0 Responses to "Radiasi Ponsel Mampu Merusak DNA Manusia"
Post a Comment